akrofobia
acrophobia
Ringkasan Singkat
Ketakutan yang berlebihan dan tidak rasional terhadap ketinggian yang menyebabkan distress berat atau perilaku menghindar.
Akrofobia (acrophobia) adalah jenis fobia spesifik yang ditandai dengan ketakutan yang intens terhadap tempat tinggi. Seseorang dengan akrofobia mungkin mengalami kecemasan yang melumpuhkan bahkan saat hanya berada di lantai atas sebuah gedung atau tangga. Gejala fisiknya meliputi pusing (vertigo), mual, berkeringat, dan perasaan seolah-olah akan jatuh atau kehilangan keseimbangan.
Secara psikologis, akrofobia berbeda dari rasa takut jatuh yang wajar (instingtif). Kondisi ini melibatkan distorsi kognitif dan perilaku menghindar yang signifikan yang dapat membatasi aktivitas sehari-hari atau pilihan karir individu. Terapi perilaku kognitif (CBT), khususnya teknik paparan (exposure therapy) baik secara nyata maupun melalui realitas virtual (VR), telah terbukti sangat efektif dalam membantu individu mengatasi ketakutan ini.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology.
- American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed.).
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.